Langsung ke konten utama
Special Event

Enaknya Belah ‘Jeruk Pamelo’ di Festival Pamelo Magetan
             “ Jeruk Pamelo? Jeruk apaan?” mungkin kamu masih asing dengan penamaan buah yang satu ini. Terdengar asing karena masih jarang di masyarakat kita menyebut nama buah tersebut. Bagi kamu yang tahu jeruk bali, nah itu dia jeruk pamelo. Nama "Pamelo" kini disarankan oleh Departemen Pertanian karena jeruk ini tidak ada kaitannya dengan Bali (gak perlu jauh-jauh ke bali, ke Magetan juga ada kok). Bagi kamu pencinta buah Jeruk Pamelo tidak ada salahnya untuk datang di festival tahunan Festival Gebyar Labuhan Sarangan.
            Pada tahun ini, Festival Gebyar Labuhan Sarangan telah diselenggarakan pada  13 - 15 April 2018 lalu. Acara tersebut berlangsung cukup meriah dan berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung di obyek wisata Sarangan tempat berlangsungnya acara tersebut. Serangkaian Pembukaan Festival Gebyar Labuhan Sarangan pada, Jum’at (13/04) diawali dengan tari-tarian anak-anak TK dan SD, prosesi labuhan serta peninjauan stand produk-produk unggulan yang bersamaan dengan acara bersih desa Kelurahan Sarangan. Pameran Produk Unggulan dilaksanakan pada hari Jumat sampai Minggu tanggal 13-15 April 2018 yang bertempat di sepanjang jalur utama masuk Telaga Sarangan disisi sebelah timur. Selanjutnya pada hari Minggu 15 April 2018 merupakan Puncak acara Festival Gebyar Labuhan dengan acara Prosesi Larung tumpeng Gono Bau dilanjutkan dengan hiburan masyarakat.
            Hingga malam hari festival tersebut masih meriah. sembari menikmati hawa dingin di kaki gunung Lawu, banyak wisatawan yang lalu lalang di sekitar Telaga Sarangan menikmati rangkaian acara dari festival tersebut. Sambil menikmati acara yang disajikan wisatawan dapat menyantap berbagai hidangan kuliner, paling favorit sate kelinci ditemani wedhang ronde. Namun yang paling ramai dari festival tersebut adalah kerumunan wisatawan di stand-stand Jeruk Pamelo. Mereka memborong jeruk-jeruk tersebut karena harga jualnya relatif murah.
            Malam makin malam, namun riuh keramaian dari pengunjung Festival Pamelo belum usai. Rasa puas dan lega pun terpancar dari raut panitia penyelenggara  (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) karena telah berhasil mempromosikan pariwisata, kebudayaan serta produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Magetan, Jeruk Pamelo. (Ivan Divya 1643010025)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama : Lukman Hakim Kelas : B43 NPM :1643010119 Paradigma Puasa di Bulan Rajab Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang atau saat memasuki bulan Rajab, mulai bertebaran broadcast di whatsapp, line, instagram ataupun media sosial lain tentang keutamaan puasa Rajab. Ada-ada saja yang mengkhususkannya, seperti puasa bulan Rajab disunnahkan 27 hari, ada pula yang mengkhususkan pada tanggal 1 Rajab saja, atau pada Nisfu (pertengahan) Rajab. Selain itu, ada juga yang mengkhususkan puasa hanya ada pada tanggal 27 bulan Rajab. Bahkan ada pula yang mengkhususkan puasa cukup pada awal, pertengahan, dan akhir bulan Rajab. Seperti yang diketahui, terkadang puasa di bulan Rajab menjadi perbincangan hangat di masing-masing kalangan luas, ada yang pro dan ada yang kontra bak perbincangan pelaku penyiram air keras kepada novel baswedan yang tak kunjung ditemukan jejaknya dan masih menjadi sebuah tanda tanya besar kapan tertangkap. Bingung? Penasaran kan?
Pendidikan Politik dan Kampanye Oleh Ibnu Rusman Saleh 1643010107 PEMILIHAN  apa pun namanya dari pemilihan kepala negara hingga kepala desa tetap saja mewajibkan upaya pendidikan politik bagi pemilih. Pemilihan sebagai prasyarat ketentuan legalitas pemberian hak suara rakyat kepada pemimpin dalam mengelola pemerintahan. Kepemimpinan berbasis pemilihan ini bertujuan menjaga kedaulatan rakyat (Pasal 1 ayat 2 UUD 1945) sesuai konstitusi Indonesia. Pemilihan ini dikatakan memenuhi hak-hak memilih bila dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Pasal 22E ayat 1 UUD 1945). Mungkin ini menjadi dasar mengapa semua pemilihan sekarang menggunakan pemilihan langsung mulai dari pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, pemilihan kepala desa hingga pemilihan RT/RW pun banyak menggunakan cara langsung. Pascareformasi, pemilihan umum langsung merupakan bentuk pilihan sadar dalam menjaga "kedaulatan rakyat...
Nama   : Ivan Divya Fauzan Kelas   : B43 NPM   : 1643010025 Satay Gahol, Jajanan Murah Penunda Lapar Sembari menunggu pergantian mata kuliah, Lukman dan kawan-kawannya dilanda perdebatan yang tidak terlalu cukup serius. Mereka berdebat apakah iya mereka harus makan Mie ayam atau Ayam Geprek di Kantin, Secara kedua makanan itu tergolong kedalam makanan dengan porsi berat. Menjadi perdebatan karena separuh diantara mereka sudah kenyang, setengahnya lagi sudah tidak lapar, lho . Selain faktor porsi mereka terlalu malas untuk menerjang terik matahari yang menaungi antara Kantin Kuda dan Gedung FISIP II UPNVJT, ini tidak berlaku pada Lukman . Namun diantara faktor-faktor tersebut ada faktor paling dominan yaitu tanggal tua, ya mereka belum mendapat kiriman dari kampung . Terjawab sudah akhir dari perdebatan ini, mereka tidak jadi ke Kantin dan memilih Hape-an di Kelas sembari menunggu kuliah. Fenomena perdebatan seperti ini tidak hanya dialami ...