Langsung ke konten utama

Surabaya Belum Tidur


Onthel Night Ride
Sayup sayup angin di malam hari nampaknya tak mengurangi animo masyarakat untuk lalu lalang menyelami sudut kota. Berbagai aktifitas dilakukan oleh cucu adam dan hawa baik anak-anak, remaja, dewasa, sampai lansia.  Seakan tak mengenal lelah dan tak memperdulikan hari esoknya, para penikmat malam ini berusaha untuk melepas penat dengan hal yang disukainya. Ketika waktu menunjukkan pukul 21.30 WIB nampak ada yang berbeda. Terpantau sekumpulan orang dewasa sedang asyik mengayuh sepeda tua.  Meski sepeda tersebut terlihat usang, namun memiliki ciri khas yang mengingatkan setiap orang untuk berimaji ke era retro klasik.  Sebuah era yang digambarkan memiliki keunikan kultural dan mampu menyihir ketidaktauan generasi millenials zaman now.
Tak jauh dari Balai Kota, malam itu sang road captain alias komandan sepeda tua menghentikan laju kayuan sepedanya. Terhitung ada dua belas sepeda tua yang dipamerkan dan diparkirkan bershaf kepada audience yang lewat. Adapun jenis sepeda yang dipamerkan diantaranya Raleigh, Gazelle, Humber, Fongers, Rudge, Phillips, Simplex, Rambler, Hercules. Bukannya pamer atau sombong, namun ada sisi moral yang ingin ditunjukkan oleh sekumpulan orang yang menyebut diri mereka “PASKAS” ini. Yapp, melestarikan sepeda onthel agar tidak hangus ditelan zaman. Meskipun tak banyak anggota yang bergabung dalam Paguyuban ini, nyatanya PASKAS atau Paguyuban Sepeda Kuno Arek Suroboyo tetap eksis di umurnya yang ke sebelas. Loyalitas dan kecintaannya pada sepeda onthel menjadi kunci mengapa paguyuban ini tetap hidup di tengah hiruk pikuk modernitas zaman.
Apabila ditelisik kembali, nyatanya memang benar-benar ada yang berbeda dari paguyuban ini, bagaimana tidak? Paguyuban ini merupakan paguyuban yang paling sering ngontel di malam hari daripada paguyuban dan komunitas sepeda tua lain yang ada di Surabaya. Ada beberapa alasan mengapa Bapak Brianata selaku ketua paguyuban memilih gowes di malam hari. Pertama, fleksibilitas waktu. Banyak anggota PASKAS yang mengeluhkan apabila ngontel hanya dilakukan di hari minggu, karena dirasa hobby ngontel belum tersalurkan secara maksimal apabila hanya seminggu sekali. Di sisi lain, jika weekdays para anggota PASKAS harus bekerja di pagi harinya hingga sore hari. Oleh karena itu, Pak Brianita mengambil jalan tengah untuk menyalurkan hobby anggotanya dengan menambahkan jadwal ngontel malam hari di hari rabu dan jumat. Kedua, suasana sudut kota yang lebih indah dan sejuk di malam hari. Bukan hal tabu memang kalau surabaya di siang hari memiliki suhu udara yang tinggi, belum lagi polusi udara yang dikeluarkan oleh emisi kendaraan pun cukup tinggi. Sehingga membuat para anggoota PASKAS berpikir ulang apabila harus ngontel dari pagi-siang hari karena harus mengeluarkan tenaga lebih dibandingkan ngontel di malam hari. Ketiga, entitas jalanan yang relatif sepi dibandingkan pagi atau sing hari. Surabaya tekenal dengan kota kedua setelah jakarta yang tingkat kemacetannya sangat parah. Apabila ngontel dilakukan saat macet, tentu saja mengurangi keasikan ngontel yang dilakukan oleh para paskas.
Terlepas dari pilihan ngontel di malam atau pagi hari, esensi ngontel harus kembali ke visi awal dari tujuan dibentuknya paguyuban. Hal ini dilakukan agar ngontel tidak hanya sekedar memamerkan eksistensi komunitas atau paguyuban belaka tetapi juga melestarikan trend onthel yang kian dimakan zaman. Apabila tidak dilestarikan, tentu sepeda onthel hanya akan menjadi benda antik yang dimuseumkan. (Lukman Hakim 1643010119)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama : Lukman Hakim Kelas : B43 NPM :1643010119 Paradigma Puasa di Bulan Rajab Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang atau saat memasuki bulan Rajab, mulai bertebaran broadcast di whatsapp, line, instagram ataupun media sosial lain tentang keutamaan puasa Rajab. Ada-ada saja yang mengkhususkannya, seperti puasa bulan Rajab disunnahkan 27 hari, ada pula yang mengkhususkan pada tanggal 1 Rajab saja, atau pada Nisfu (pertengahan) Rajab. Selain itu, ada juga yang mengkhususkan puasa hanya ada pada tanggal 27 bulan Rajab. Bahkan ada pula yang mengkhususkan puasa cukup pada awal, pertengahan, dan akhir bulan Rajab. Seperti yang diketahui, terkadang puasa di bulan Rajab menjadi perbincangan hangat di masing-masing kalangan luas, ada yang pro dan ada yang kontra bak perbincangan pelaku penyiram air keras kepada novel baswedan yang tak kunjung ditemukan jejaknya dan masih menjadi sebuah tanda tanya besar kapan tertangkap. Bingung? Penasaran kan?
Pendidikan Politik dan Kampanye Oleh Ibnu Rusman Saleh 1643010107 PEMILIHAN  apa pun namanya dari pemilihan kepala negara hingga kepala desa tetap saja mewajibkan upaya pendidikan politik bagi pemilih. Pemilihan sebagai prasyarat ketentuan legalitas pemberian hak suara rakyat kepada pemimpin dalam mengelola pemerintahan. Kepemimpinan berbasis pemilihan ini bertujuan menjaga kedaulatan rakyat (Pasal 1 ayat 2 UUD 1945) sesuai konstitusi Indonesia. Pemilihan ini dikatakan memenuhi hak-hak memilih bila dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Pasal 22E ayat 1 UUD 1945). Mungkin ini menjadi dasar mengapa semua pemilihan sekarang menggunakan pemilihan langsung mulai dari pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, pemilihan kepala desa hingga pemilihan RT/RW pun banyak menggunakan cara langsung. Pascareformasi, pemilihan umum langsung merupakan bentuk pilihan sadar dalam menjaga "kedaulatan rakyat...
Nama   : Ivan Divya Fauzan Kelas   : B43 NPM   : 1643010025 Satay Gahol, Jajanan Murah Penunda Lapar Sembari menunggu pergantian mata kuliah, Lukman dan kawan-kawannya dilanda perdebatan yang tidak terlalu cukup serius. Mereka berdebat apakah iya mereka harus makan Mie ayam atau Ayam Geprek di Kantin, Secara kedua makanan itu tergolong kedalam makanan dengan porsi berat. Menjadi perdebatan karena separuh diantara mereka sudah kenyang, setengahnya lagi sudah tidak lapar, lho . Selain faktor porsi mereka terlalu malas untuk menerjang terik matahari yang menaungi antara Kantin Kuda dan Gedung FISIP II UPNVJT, ini tidak berlaku pada Lukman . Namun diantara faktor-faktor tersebut ada faktor paling dominan yaitu tanggal tua, ya mereka belum mendapat kiriman dari kampung . Terjawab sudah akhir dari perdebatan ini, mereka tidak jadi ke Kantin dan memilih Hape-an di Kelas sembari menunggu kuliah. Fenomena perdebatan seperti ini tidak hanya dialami ...