Langsung ke konten utama
Nama   : Ibnu Rusman Saleh
Kelas   : B43
NPM   : 1643010107


Eksistensi Bakso di Era Modern




            Siapa yang tak kenal makanan yang satu ini? Makanan bulat nan kenyal yang berasal dari daging sapi dengan kuah gurihnya. Makanan ini adalah bakso. Bakso merupakan salah satu jenis makanan populer di Indonesia dan setiap daerah pasti memiliki bakso dengan khasnya sendiri. Di Indonesia ada beberapa daerah yang terkenal dengan makanan ikonik bakso dan sering disebut sebagai makanan khas daerah tersebut. Sebut saja Kota Malang dan Kota Solo. Tentu kedua daerah ini memiliki ciri khusus atau bumbu khusus dalam pengolahan bakso. Namun, apapun ciri dan bumbunya, bakso tetap menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia.
            Bakso pada umumnya disajikan dengan bakso atau bola daging yang merupakan campuran daging giling dan tepung tapioka. Satu porsi bakso biasanya disajikan dengan bakso, tahu, toge, kubis, bihun, telur, dan juga kulit pangsit. Kemudian disiram kuah kaldu yang gurih dan diberi sedikit potongan daun bawang serta bawang goreng. Bagaimana tidak tergoda dengan makanan yang satu ini. Kaldu ayamnya yang bikin menggoda hidung untuk ingin melahapnya.
            Bakso sebenarnya berasal dari Negeri China. Ditemukan oleh pemuda bernama Meng Bo pada awal abad ke 17, akhir dari Dinasty Ming di Fuzhou. Meng Bo membuat bakso karena kegelisahan ibunya yang sudah tua sehingga tidak dapat makan daging yang berstektur keras. Padahal daging merupakan makanan favorit dari ibunya. Pagi hingga malam terus dihabiskan Meng Ho untuk memikirkan cara agar ibunya bisa memakan daging tersebut. Alhasil, paa suatu ketika Meng Ho melihat tetangganya sedang menumbuk beras untuk dihaluskan. Akhirnya cara tersebut diikutinya hingga menghasilkan daging-daging yang halus kemudian dibentuknya seperti bola kecil-kecil. Kemudian bakso yang kita kenal saat ini diperkenalkan oleh pedagang china yang menetap di Indonesia.
Namun, sejarah bakso di Indonesia mengalami perubahan pada resep asli dimana penggunaan daging babi yang memang tidak familiar di Indonesia. Sehingga pedagang tersebut menggantinya dengan daging sapi, begitu juga dengan bumbu menggunakan rempah-rempah yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Walau tak mirip dengan resep asli, namun daging bakso yang empuk tetap menjadi ciri khas masakan ini.
Usal nama bakso sendiri terdiri dari dua suku kata yakni Bak dan So. Bak berarti Daging babi dan So yang berarti kuah. Sehingga dapat diartikan kuah dengan daging babi. Di dataran China, daging babi sudah biasa di kalangan penduduk. Namun, saat memasuki kawasan Indonesia, daging babi diganti dengan daging lainnya seperti daging sapi, ayam, dan ikan (seafood). Ada pula dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah Bak-So berarti daging giling.
Namun apakah bakso masih eksis hingga saat ini? Bagaimana perkembangannya? Jawabannya tentu saja "Ya". Bakso, merupakan makanan yang mudah ditemukan. Mulai dari pedagang keliling hingga restoran besar sekalipun. Saya sempat ke sebuah warung bakso bernama "Mulya Rasa" di Kota Blitar. Warung tersebut sudah berdiri sejak 1979 hingga kini. Dan mereka hanya menyajikan bakso, mulai dulu hingga sekarang.
Kemudian saya  bertanya, "bagaimana sih warung ini bisa bertahan dengan hannya mengandalkam bakso, apalagi di era modern ini. Era yang menjunjung tinggi kreativitas?". "Begini mas, memang bakso kan sudah lama masuk dan berkutat di Indonesia. Dan warung ini sudah berdiri sekitar 39 tahun. Kita sudah melewati berbagai zaman, dan Alhamdulillah masih bisa bertahan. Soalnya kita lebih menonjolkan bakso yang original dan bertumpu pada rasa. Selain itu warung kita juga sudah berdiri lama, otomastis kita mempunyai pelanggan tersendiri, itulah yang membuat kita bertahan. Keorisinilan dan pengalaman kita yang kita jual mas", jawab Rasmi (69 tahun), pemilik warung Mulya Rasa. "Lalu apakah ibu tidak ingin mengembangkan variasi dari bakso-bakso ini, misal bakso berisi buah atau yang lain gitu?", tanya saya lagi. “Ya pasti keiginan seperti itu ada mas. Cuma ya itu tadi, saya lebih fokus pada bakso yang original saja. Karena saya mikirnya, kalau semuamelakukan variasi terhadap bakso, tentu varian yang original makin langka”, jawabnya.
Seiring berjalannya era, bakso tidak hanya dijual di warung pinggir jalan namun dijual juga di super market dalam keadaan beku dimana kita hanya perlu memanasi bakso tersebut. Harga seporsi bakso sangat mudah di jangkau oleh masyarakat, alias tidak menguras kantong yakni hanya sebesar Rp. 10.000 kalian sudah dapat menyantap makanan ini. Bahkan ada yang lebih murah dari 10 ribu rupiah, jika kalian sering menjumpai bakso-bakso yang dijual keliling oleh abang-abang. Kamu bisa membeli bakso hanya dengan 5 ribu rupiah pun masih dilayani oleh abang-abang tukang bakso.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama : Lukman Hakim Kelas : B43 NPM :1643010119 Paradigma Puasa di Bulan Rajab Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang atau saat memasuki bulan Rajab, mulai bertebaran broadcast di whatsapp, line, instagram ataupun media sosial lain tentang keutamaan puasa Rajab. Ada-ada saja yang mengkhususkannya, seperti puasa bulan Rajab disunnahkan 27 hari, ada pula yang mengkhususkan pada tanggal 1 Rajab saja, atau pada Nisfu (pertengahan) Rajab. Selain itu, ada juga yang mengkhususkan puasa hanya ada pada tanggal 27 bulan Rajab. Bahkan ada pula yang mengkhususkan puasa cukup pada awal, pertengahan, dan akhir bulan Rajab. Seperti yang diketahui, terkadang puasa di bulan Rajab menjadi perbincangan hangat di masing-masing kalangan luas, ada yang pro dan ada yang kontra bak perbincangan pelaku penyiram air keras kepada novel baswedan yang tak kunjung ditemukan jejaknya dan masih menjadi sebuah tanda tanya besar kapan tertangkap. Bingung? Penasaran kan?
Pendidikan Politik dan Kampanye Oleh Ibnu Rusman Saleh 1643010107 PEMILIHAN  apa pun namanya dari pemilihan kepala negara hingga kepala desa tetap saja mewajibkan upaya pendidikan politik bagi pemilih. Pemilihan sebagai prasyarat ketentuan legalitas pemberian hak suara rakyat kepada pemimpin dalam mengelola pemerintahan. Kepemimpinan berbasis pemilihan ini bertujuan menjaga kedaulatan rakyat (Pasal 1 ayat 2 UUD 1945) sesuai konstitusi Indonesia. Pemilihan ini dikatakan memenuhi hak-hak memilih bila dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Pasal 22E ayat 1 UUD 1945). Mungkin ini menjadi dasar mengapa semua pemilihan sekarang menggunakan pemilihan langsung mulai dari pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, pemilihan kepala desa hingga pemilihan RT/RW pun banyak menggunakan cara langsung. Pascareformasi, pemilihan umum langsung merupakan bentuk pilihan sadar dalam menjaga "kedaulatan rakyat...
Nama   : Ivan Divya Fauzan Kelas   : B43 NPM   : 1643010025 Satay Gahol, Jajanan Murah Penunda Lapar Sembari menunggu pergantian mata kuliah, Lukman dan kawan-kawannya dilanda perdebatan yang tidak terlalu cukup serius. Mereka berdebat apakah iya mereka harus makan Mie ayam atau Ayam Geprek di Kantin, Secara kedua makanan itu tergolong kedalam makanan dengan porsi berat. Menjadi perdebatan karena separuh diantara mereka sudah kenyang, setengahnya lagi sudah tidak lapar, lho . Selain faktor porsi mereka terlalu malas untuk menerjang terik matahari yang menaungi antara Kantin Kuda dan Gedung FISIP II UPNVJT, ini tidak berlaku pada Lukman . Namun diantara faktor-faktor tersebut ada faktor paling dominan yaitu tanggal tua, ya mereka belum mendapat kiriman dari kampung . Terjawab sudah akhir dari perdebatan ini, mereka tidak jadi ke Kantin dan memilih Hape-an di Kelas sembari menunggu kuliah. Fenomena perdebatan seperti ini tidak hanya dialami ...